Di perjalanan dari Bali menuju Jakarta, kami mampir di rest area 260 B di daerah Banjaratma, Bulukamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Tidak ada maksud khusus memilih rest area ini sebagai tempat istirahat. Ini lebih karena kami memang belum makan siang, shalat zuhur dan ashar.
Ternyata rest area ini adalah bekas pabrik gula. Di area makannya bahkan masih ada sisa akar pohon yang masih menempel di dinding pabrik yang tinggi itu. Selain itu, bangunan masjidnya unik, dinding luarnya hanya batu bata expose, tanpa acian. Seperti bangunan candi jaman dulu.
Di dalam area makan ada banyak penjual makanan, oleh-oleh, dan penjual lukisan. Lukisan? Ya, lukisan. Ada beberapa kios yang menjual lukisan. Bahkan penjaga kios ini juga ada yang menawarkan jasa sketsa wajah on the spot bagi yang bersedia.
Walaupun kami di sini lebih dari satu jam, tapi tidak banyak foto-foto yang bisa saya ambil. Hujan deras membuat kami hanya bisa duduk di warung setelah makan sambil menunggu hujan reda. Padahal tadinya saya mau ambil foto masjid lebih banyak. Saya belum sempat foto dinding luar batu bata yang menjadi ciri khas masjid itu. Bahkan saya tidak sempat catat nama masjidnya. Apa ya nama masjidnya?




