Dalam perjalanan menuju Muaro Bungo kami melewati lingkar luar kota Jambi. Kami makan siang di rumah makan Andoenk. Mungkin maksudnya anduang, atau ibu, ya.
Makanan di rumah makan ini sangat recommended bagi lidah orang minang yang lama di rantau. Enak. Bumbunya dapet. Jenis sambanya beragam.
Suasana rumah makan di sini lebih seperti rumah makan Sederhana yang ada di Jakarta. Meja-meja besar yang bersih, makanan yang dihidangkan, dan pelayan-pelayan yang berseragam. Pelayan yang perempuannya dandan. Profesional dalam pelayanan.
Selesai makan kami shalat zuhur di mushalla dalam rumah makan ini.
Mushallanya bersih, ber-AC, walaupun sempit. Hanya bisa menampunga sekitar 10 orang.






(Jambi, 26 Juni 2022)