40. Mushalla Tanah Lot Bali

Setelah penat berjalan kaki di area wisata Tanah Lot Bali yang luas ini, kami mencari tempat shalat. Kami harus shalat ashar. Tapi sayang, mushalla atau masjid tidak tersedia di sekitar warung-warung yang ada di pinggir pantai ini. Kami harus cari ke arah parkiran, di tempat kami pertama masuk tadi.

Kami temukan mushalla yang bersih yang berada di deretan penjual makanan di area parkiran mobil. Di area ini ada dua mushalla lainnya yang berdekatan. Kenapa ada lebih dari satu mushalla di sini ya? Mungkin karena ini terlihat seperti bukan mushalla yang dikelola oleh pengelola area wisata. Melainkan dikelola oleh penyewa kios makanan yang menggantinya menjadi mushalla.

Mushalla Tanah Lot Bali ini dijaga oleh seorang anak muda bukan muslim. Beliau bilang bekerja menjaga mushalla ini karena banyak wisatawan yang butuh. Mushallanya bersih walaupun ruangannya sempit. Layanannya sangat baik. Karena masih dalam suasana pandemi, walaupun sudah tersedia sajadah, kami gunakan sajadah milik sendiri saja.

Setelah selesai shalat, kami membayar dua ribu rupiah, belum termasuk biaya toilet. Kami lanjut ke mobil di parkiran di depan mushalla ini untuk melanjutkan perjalan ke objek wisata berikutnya.

Leave a Reply